DASAR-DASAR STATISTIK KEPERAWATAN

 by : WS

DASAR-DASAR  STATISTIK

DEFINISI

Ilmu ttg pengumpulan data, pengolahan, analisa, penyajian data, penarikan kesimpulan dari masalah  kesehatan masy (nasrul e. 98).

 

GUNA STATISTIKA DI BIDANG KESEHATAN

  1. Perencanaan bid. Kesehatan
  2. Melihat tk keseh. Masy
  3. Menentukan masalah dan penyebab
  4. Menentukan prioritas prog. Kesehatan
  5. Gambaran keadaan kesh masy
  6. Menentukan keberhasilan prog. Kesh. Masy
  7. Menyebarkan informasi kesehatan

 

CIRI STATISTIKA

1.      Selalu bekerja dengan angka

            data yg berbentuk kata (kualitatif)  harus dirubah menjadi angka (proses kuantifikasi)

2.      Obyektif

3.      Universal (macam2 statistika)

 

PULTA

Terkait dg :

*      Jenis

*      Sifat

*      Sumber data

JENIS DATA

  1. Diskrit

            diperoleh dari menghitung  (bil. Bulat, tdk mungkin pecahan)

            8 orang pasien, 10 perawat (10,5 perawat ?)

  1. Kontinyu

            kontinum (sambung menyambung) dari hasil mengukur : kg, cm, m2

 

SIFAT DATA

  1. Kuantitatif

            bentuk angka : 60, 50 dsb

  1. Kualitatif

            keadaan gizi buruk : baik, sedang, kurang

 

SUMBER DATA

  1. Internal : dalam institusi
  2. Ekternal  : luar institusi
  3. Statistika deskriptif
  4. Statistika deskriptif (deduktif, sederhana) mendeskripsikan data dengan tujuan mudah dimengerti dan mempunyai makna.
  5. Mean, standar deviasi, prosentase . Disajikan dalam bentuk tabel maupun diagram.

 

STATISTIK DESKRIPTIF

Tanpa ada maksud memperkirakan, membandingkan, meramalkan, atau pun menggeneralisasikan.

 

STATISTIKA INFERENSIAL (INDUKTIF, LANJUT, MENDALAM)

1.      Statistika infrensial : menyimpulkan parameter (populasi), berdasar sampel

2.      atau dikenal proses generalisasi. 

3.      Statistik inferensial : Memperkirakan, membandingkan, meramalkan, atau menggeneralisasikan,

4.      Untuk menguji hipotesis

5.      Dalam statistika inferensial dibicarakan statistika parametrik dan statistika non parametrik. 

 

CARA PENGUMPULAN DATA :
1. Primer
2. Skunder 

 

SKALA PENGUKURAN :

data statistik berdasar cara menyusun angkanya

Skala nominal, skala ordinal, skala interval, dan skala rasio  N O I R.

 

SKALA NOMINAL

*      Paling mudah dan sederhana.

*      Ditetapkan bersifat diskrit (saling pilah),

*      Disini tidak dapat dikatakan yang satu lebih tinggi tingkatannya dari yang lain.

 

SKALA ORDINAL

*      (ranking), tingkatan  

*      Belum diketahui berapa besar beda nilai-nilai tersebut.

*      Jarak urutan 1 dengan 2 tidak mempunyai makna sama dengan  jarak 2 dengan 3. Artinya  nomor urutan tidak berarti mempunyai interval yang sama.

 SKALA INTERVAL

*      Mempunyai ciri skala nominal dan skala ordinal .

*      Kita  bisa mengetahui mana yang lebih tinggi namun kita belum tahu kelipatan suatu nilai terhadap nilai yang lain.

*      Skala interval dihasilkan dari pengukuran secara berurutan (kontinyu) yang didalam pengukuran tersebut diasumsikan bahwa terdapat satuan pengukuran yang sama (jarak yang sama).

*      Suhu tubuh merupakan contoh skala interval.

*       suhu benda  a 25 0 celsius sedangkan suhu benda  b 50 0 celsius. Pada kedua benda tersebut ada perbedaan suhu 25 derajad celsius namun kita tidak bisa mengatakan bahwa benda b panasnya dua kali lipat dari  benda a

SKALA RASIO

*      Merupakan tingkat pengukuran yang tertinggi.

*      Skala rasio mempunyai nilai yang paling cermat dan mempunyai kelebihan yang dimiliki oleh tiga jenis skala diatas.

*      Disamping mempunyai nol mutlak skala rasio juga bisa membedakan, mengetahui urutan, mengetahui besar beda dan mengetahui kelipatan antara berbagai nilai.

*      Tetapi data dengan skala ini jarang dijumpai pada penelitian sosial dan lebih sering ditemukan untuk pengukuran fisik.

 

CARA PENGUMPULAN DATA

  1. Sensus
  2. Sampling sebagian populasi . cara ambil sampel : random dan non random
  3. Rutin : jumlah kunj. Harian

             

WAKTU PENGAMBILAN SAMPEL

  1. Cross section

            data dikumpulkan suatu waktu ttt

  1. Data berkala

            dari waktu ke waktu

            data kunjungan perminggu

 

SARAT DATA YANG BAIK

  1. Obyektif, sebenarnya
  2. Representatif
  3. Kesalahan baku kecil
  4. Waktu pengambilan data tepat
  5. Relevan ddg masalah 

 

PENYAJIAN DATA

  1. Textuler / tulisan /kata
  2. Tabel /daftar baris kolom
  3. Diagram / grafik

 

TEKSTULER

U/menjelaskan prosedur . Hasil penelitian /kesimpulan

 

TABEL

Macam :

  1. Master tabel /induk (contoh word)

            data asli, memuat semua informasi,  terperinci 

  1. Teks tabel /khusus

            mengambil salah satu aspek tabel umum 

 

BENTUK TABEL

  1. T. Distr. Frekwensi
  2. T. Distr. Relatif
  3. T. Distr kumulatif
  4. Tabel kontingensi 

 

SYARAT 2 TABEL

  1. Judul tabel, menjawab pertanyaan 3 w (what, where, when)
  2. Bagan, tdr : judul kolom (box head) dan stub (judul baris)
  3. Foot note (perolehan sumber data)

 

Tabel distr. Frekwensi

Frekwensi = berapa kali suatu angka muncul dlm deretan angka tsb.

60 50 75 60 80 40 60 70 100 75

Angka 60 berfrekwensi 3

70 berfrekwensi 1

75 berfrekwensi 2 dsb…….

 

Tabel distr frekwensi

(t. Frekwensi)

= alat penyajian data statistik yg berbentuk kolom dan lajur /baris

1.      Tabel distr frekwensi

         u/ data tunggal

2.      Tabel distr frekwensi

            u/ data kelompokan

3.         Tabel distr frekwensi

            kumulatif

4.         Tabel distr frekwensi relatif (persentase)

             

 

T. D. Frekwensi data tunggal (ungrouped data)

= tabel statistik, dlm penyajian  frekwensinya  angkanya tidak dikelompokkan

 

 T.d.frek. Data kelompokan

pencaran frek. Dari data angka dikelompokkan (group data)

 

T.d.frek. Kumulatif

disajikan frek. Yg dihitung terus meningkat, selalu ditambah baik dari bawah atau dari atas.

 

 t.d. Frek. Relatif (persentase)

frekwensi yg disajikan bukan sebenarnya tetapi bentuk angka persenan

 

Tabel kontingensi

data dengan 2 klasifikasi atau dua variabel, yg satu terdiri dari baris, dan yg lain kolom.  

 

DIAGRAM :

  1. Grafik batang
  2. Grafik garis
  3. Grafik lingkaran
  4. Grafik peta/kartogram 
  5. Grafik lambang/ simbol
  6. Grafik pencar/titik/scatter

 

penyajian data dg distr.frekwensi kurang menarik, kurang cepat kurang dapat dimengerti karena :

  1. Menjemukan
  2. Memperoleh pemahaman deretan angka butuh waktu lama
  3. Kurang dapat difahami,

KEUNGGULAN GRAFIK:

  1. Lebih menarik
  2. Lebih cepat memberi gambaran umum suatu masalah
  3. Mudah dipahami

KELEMAHAN GRAFIK :

  1. Membuat jauh lebih sulit
  2. Datanya terbatas
  3. Data kurang teliti (misal pecahan , dlm grafik sulit)

 

MASALAH RATA –RATA :

*      Nilai rata2 = measure of central tendency

*      Ukuran nilai pertengahan = measure central value

*      Ukuran posisi pertengahan = measure of cetral position

UKURAN RATA2 DAN MACAMNYA

*      Nilai rata 2 hitung (arithmatic mean, mean = m )

*      Nilai rata 2 pertengahan (median/medium = me, mdn, mn)

*      Modus/mode = mo

*      Nilai rata 2 ukur =geometric mean = gm

yg sering sbg ukuran statistik = mean ,median dan modus

 

ANALISA / INTERPRETASI DATA

setelah data diolah, dianalisa  lalu hasilnya u/ pengamnbilan keputusan.

Tujuan analisa :

  1. Menget. Komponen yg menonjol / ekstrim
  2. Membandingkan komponen dg nilai rasio
  3. Membandingkan komponen dg keseluruhan dg prosentase

 

PENARIKAN KESIMPULAN

  1. Menjawab hypotesis
  2. Pengambilan suatu keputusan

 

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: